Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus, 2013

Oleh Septian Anto Waginugroho*

Pada 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924, Kemal at-Taturk melalui Majelis Nasional Turki menetapkan penghapusan Khilafah dan pengusiran Khalifah saat itu sekaligus menjadi yang terakhir, Abdul Majid II, ke luar Turki. Dengan demikian berakhirlah sistem Khilafah yang selama ini menyertai umat Islam. Berita tentang penghapusan dan pengusiran yang dilakukan oleh Kemal Ataturk ini segera menyebar ke luar Turki dan mengejutkan dunia Islam. Kemudian umat Islam di berbagai belahan dunia memberikan respon dalam berbagai bentuk dan saat itu muncul upaya agar Khilafah dapat tegak kembali. [1] (lebih…)

Iklan

Read Full Post »

undangan03 (lebih…)

Read Full Post »

 

Dzikir Sore 1 (lebih…)

Read Full Post »

Diambil dari : Buku Do’a dan Wirid karya : Ust . Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam As-Syafei  Jakarta.

Pagi 1

 

(lebih…)

Read Full Post »

kemal ataturkBerikut penuturan syekh Dr.Abdullah ‘Azzam dalam buku yakni ‘Al Manaratul Mafqudah’ (Majalah al Jihad, Pakistan, 1987) detik detik menjelang ajal sang hina mustafa kamal attaturk

Mustafa Kamal terserang penyakit dalam (sirrosis hepatitis) disebabkan alkohol yang terkandung dalam khamr. Cairan berkumpul di perutnya secara kronis. Ingatannya melemah, darah mulai mengalir dari hidungnya tanpa henti. Dia juga terserang penyakit kelamin (GO), akibat amat sering berbuat maksiat.
Untuk mengeluarkan cairan yang berkumpul pada bagian dalam perutnya (Ascites), dokter mencoblos perutnya dengan jarum. Perutnya membusung dan kedua kakinya bengkak. Mukanya mengecil. Darahnya berkurang sehingga Mustafa pucat seputih tulang.” (lebih…)

Read Full Post »

Sebagian kelompok cendekiawan menggunakan beberapa hadits sebagai dalil bahwa keberadaan daulah Khilafah tidak berlangsung lama, yaitu hanya berlangsung sampai pada masa Khalifah ar-Rasyidun saja. Menurut mereka, setelah 30 tahun, kekhilafahan berubah menjadi sistem kerajaan-kekaisaran. Oleh sebab itu tidak ada gunanya memperjuangkan tegaknya khilafah, bahkan upaya tersebut mereka anggap hal yang bertentangan dengan hadits-hadits ini. Benarkah hadits-hadits tersebut bermakna demikian? Tulisan ini berupaya mengupas hadits-hadits tersebut, membandingkan dengan hadits-hadits lain dan merujuk pendapat para pakar hadits yang sudah mu’tabar. Sebelumnya saya kutip (copy paste arabnya) dari maktabah syamilah v. 3.24, penjelasan haditsnya juga saya telusuri dan ambil dari maktabah syamilah. (lebih…)

Read Full Post »

badar

Perang Badar. Perang ini terjadi pada hari Jum’at 17 Ramadhan, dua tahun setelah hijrah yang dilalui oleh umat Islam di Madinah. Perang Badar merupakan peperangan yang sangat terkenal, karena perang Badar merupakan awal perhelatan senjata dalam kapasitas besar yang dilakukan antara pembela Islam dan musuh Islam. Saking hebatnya peristiwa ini, Allah namakan hari terjadinya peristiwa tersebut dengan Yaum Al Furqan (hari pembeda) karena pada waktu itu, Allahu Ta’ala, Dzat yang menurunkan syariat Islam, hendak membedakan antara yang haq dengan yang batil. Di saat itulah Allah mengangkat derajat kebenaran dengan jumlah kekuatan yang terbatas dan merendahkan kebatilan meskipun jumlah kekuatannya 3 kali lipat. Allah menurunkan pertolongan yang besar bagi kaum muslimin dan memenangkan mereka di atas musuh-musuh Islam. (lebih…)

Read Full Post »

MD-Soekarno-Nawaksara-hal.-13Hubungan Presiden Soekarno dengan PKI ternyata bukan hanya sekedar pelindung atau mengayomi. Dalam Ulang Tahun ke-45 PKI, Soekarno dengan terang-terangan menyatakan ia adalah saudara/famili PKI.

AWAL dan pertengahan bulan April lalu, media massa diributkan oleh rencana Seminar Nawaksara yang di sponsori oleh Menpora Hayono Isman. Nawaksara, judul pidato Soekarno di depan Sidang Umum MPRS itu disampaikan tanggal 22 Juni 1996, terdiri dari sembilan pokok isi pidato. Kesembilan pokok itu adalah Retrospeksi, Landasan Kerja, Melanjutkan Pembangunan, Hubungan Politik dan Ekonomi, Kedudukan Presiden dan Wakil Presiden dan lain-lain. Intinya pidato itu berisi pokok-pokok pandangan Soekarno mengenai kenegaraan.

Pidato 9 pokok Soekarno itu ternyata tidak memuaskan masyarakat. Terutama karena presiden pertama ini seolah-olah sengaja menutupi dan tidak mau tahu tragedi G30S PKI, yang menggegerkan itu. Protes keras dari KAMI, KAPP1, KAPI, HMI, dan organisasi-organisasi Islam lain waktu itu pun merebak cukup deras. Akhirnya MPRS meminta Soekarno memperbaiki Nawaksaranya. Dalam pidato pelengkapnya pun Soekarno, tidak mengambil sikap tegas terhadap PKI, sehingga akhirnya Jend. AH Nasution, pemimpin Sidang Umum MPRS, menyatakan tidak menerima pertanggungjawabannya dan akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada Jend. Soeharto sebagai pejabat presiden. (lebih…)

Read Full Post »

al-wahn

Hampir tiba dimana umat-umat saling memanggil untuk melawan kalian sebagaimana orang-orang saling memanggil untuk menyantap hidangannya. Salah seorang bertanya: apakah karena sedikitnya kami ketika itu? Rasul menjwab: bahkan kalian pada hari itu banyak akan tetapi kalian laksana buih dilautan dan sungguh Allah mencabut ketakutan dan kegentaran terhadap kalian dari dada musuh kalian dan Allah tanamkan di hati kalian al-wahn. Salah seorang bertanya: apakah al-wahn itu ya Rasulullah? Beliau menjawab: cinta dunia dan membenci kematian (HR Abu Dawud dan Ahmad). (lebih…)

Read Full Post »

Sejak zaman dulu sampai sekarang, bangsa-bangsa di dunia tertarik untuk menguasai Indonesia, terutama bangsa-bangsa Barat. Hal itu disebabkan karena geo ekonomi dan geopolitik Indonesia yang sangat strategis. Indonesia juga memiliki tanah yang sangat subur serta kekayaan alam berlimpah seperti minyak, gas, emas, uranium dan tembaga.

Sebaliknya, bangsa-bangsa Eropa rata-rata letaknya kurang strategis di jalur perdagangan dunia. Mereka juga tidak mempunyai sumberdaya alam yang dapat diandalkan. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »