Feeds:
Tulisan
Komentar

Archive for the ‘Sejarah Islam’ Category

pengkhianatTANGGAL 3 Maret 1924, Mustafa Kemal memanggil semua anggota Majelis Nasional Turki dalam sebuah pertemuan. Malam-malam sebelumnya, Mustafa Kemal berusaha membungkam suara penentangnya dengan ancaman hukuman mati. Mustafa Kemal mengusulkan pada Majelis Nasional proyek pembubaran khilafah yang dia sebut sebagai ”Bisul abad Pertengahan” untuk selamanya dan mendirikan negara sekuler Turki. Keputusan diambil tanpa perdebatan. Keputusan mencakup pembuangan Khalifah Abdulmajid Efendi yang memang sudah tak berdaya pada hari berikutnya ke Swiss. Maka obor khilafah pun padam, di tangan Mustafa Kemal. (lebih…)

Read Full Post »

perang yunani turkiBANYAK peristiwa yang terjadi sebelum kejatuhan Khilafah secara resmi pada 3 Maret 1924 M. Diantaranya :

Peperangan Yunani-Turki

Peperangan antara Yunani dan Mustafa Kemal Atartuk merupakan peperangan yang telah lama diatur. Negara-negara Sekutu mendatangi Perdana Menteri Yunani, Venizelos untuk mendukung mereka agar Yunani menjalankan misi menjatuhkan Khilafah Islamiyyah. Dan Vinezelos setuju setelah mendapat dorongan dari pemuka pemuka agamanya dengan beberapa syarat, diantaranya penyerahan Kota Konstantinopel kepada Yunani jika mereka menang. (lebih…)

Read Full Post »

abdul_hamid_iiKHILAFAH Islamiyyah telah bermula sejak zaman selepas kewafatan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, sejak pemerintahan Khulafaur Rasyidin, dilanjutkan pemerintahan Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah, hingga sebelum kejatuhan kekhilafahan Islam yang terakhir, yaitu khilafah Turki Utsmaniyyah.

Khilafah Islamiyyah merupakan kekuatan umat Islam yang amat menggetarkan pihak Barat. Khalifah adalah pengganti Rasulullah dalam mentadbir dan memerintah negara Islam, sekaligus sebagai pemimpin bagi umat Islam secara keseluruhan.

Setelah beberapa abad menguasai dua pertiga dunia, Kekhilafahan secara resmi dibubarkan pada 3 Maret 1924 M bertepatan dengan 27 Rejab 1342 H oleh Mustafa Kemal Atartuk. Kekhilafahan Islam terakhir yang mampu bertahan sehingga jatuhnya Khilafah Islamiyyah ini adalah Khilafah Utsmaniyyah. (lebih…)

Read Full Post »

Oleh : Ustadz Ammi Nur Baits (konsultasisyariah.com)

hijriahBismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, wa ba’du. Arab sejak masa silam, sebelum kedatangan Islam, telah menggunakan kalender qamariyah (kalender berdasarkan peredaran bulan). Mereka sepakat tanggal 1 ditandai dengan kehadiran hilal. Mereka juga menetapkan nama bulan sebagaimana yang kita kenal. Mereka mengenal bulan Dzulhijah sebagai bulan haji, mereka kenal bulan muharam, safar, dan bulan-bulan lainnya. Bahkan mereka juga menetapkan adanya 4 bulan suci: Dzulqa’dah, Dzulhijah, Muharam, dan Rajab. Selama 4 bulan suci ini, mereka sama sekali tidak boleh melakukan peperangan. Hanya saja masyarakat jazirah Arab belum memiliki angka tahun. Mereka tahu tanggal dan bulan, tapi tidak ada tahunnya. Biasanya, acuan tahun yang mereka gunakan adalah peristiwa terbesar yang terjadi ketika itu. Kita kenal ada istilah tahun gajah, karena pada saat itu terjadi peristiwa besar, serangan pasukan gajah dari Yaman oleh raja Abrahah. Tahun Fijar, karena ketika itu terjadi perang Fijar. (lebih…)

Read Full Post »

koran belanda

Barangsiapa menghidupkan diantara penduduk pribumi gagasan sesat yang ada hubungannya dengan Khalifah Turki, pada dasarnya melakukan tindakan pengkhianatan terhadap kekuasaan kami“. Sebuah opini di Koran Het Nieuws van Dag voor Nederlandsch-Indië, tanggal 10 Juni 1915

Koran-koran Belanda periode 1850 – 1930 memperjelas rencana pemerintah Belanda tentang apa yang akan dilakukan dalam rangka menangani pemberontakan dan membawa Indonesia kembali di bawah kendali. (lebih…)

Read Full Post »

Sudah menjadi rahasia umum di antara orang/pejabat Belanda bahwa banyak Sultan-Sultan di Indonesia memberikan bay’ah nya – yakni sumpah kesetiaan dan kepatuhan – bagi Khalifah di Istanbul. Sehingga secara efektif membuat kaum Muslim di wilayah Sultan itu menjadi warga negara Khilafah [Negara Islam].

Kaum Muslim di Aceh adalah yang paling menyadari akan status mereka. Koran Sumatera Post menulis tentang ini pada tahun 1922: “Sesungguhnya kaum Muslim Aceh mengakui Khalifah di Istanbul.” Bukan hanya itu, mereka juga mengakui fakta bahwa tanah mereka adalah bagian dari Negara Islam. Ini adalah salah satu alasan atas perlawanan sengit mereka melawan Belanda. Sebagaimana yang diakui Koran Sumatra Post tahun 1922: “Pada hari ini, serangan-serangan atas kami menjadi hal penting karena merupakan sikap mentalitas atas ide Perang Suci”.

Pan-Islamisme_ Konsulat Belanda di Konstantinopel

 ”Pan-Islamisme: Konsulat Belanda di Konstantinopel telah memperingatkan pemerintah bahwa utusan rahasia Kaum Muhammedan telah dikirim dari Turki ke Indonesia yang dikuasai, dengan tugas memotivasi orang-orang Islam (untuk memberontak).” Sebuah artikel Koran Het Nieuws van den Dag voor Nederlandsch-Indië, tanggal 11 November 1912 (lebih…)

Read Full Post »

Oleh Septian Anto Waginugroho*

Pada 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924, Kemal at-Taturk melalui Majelis Nasional Turki menetapkan penghapusan Khilafah dan pengusiran Khalifah saat itu sekaligus menjadi yang terakhir, Abdul Majid II, ke luar Turki. Dengan demikian berakhirlah sistem Khilafah yang selama ini menyertai umat Islam. Berita tentang penghapusan dan pengusiran yang dilakukan oleh Kemal Ataturk ini segera menyebar ke luar Turki dan mengejutkan dunia Islam. Kemudian umat Islam di berbagai belahan dunia memberikan respon dalam berbagai bentuk dan saat itu muncul upaya agar Khilafah dapat tegak kembali. [1] (lebih…)

Read Full Post »

badar

Perang Badar. Perang ini terjadi pada hari Jum’at 17 Ramadhan, dua tahun setelah hijrah yang dilalui oleh umat Islam di Madinah. Perang Badar merupakan peperangan yang sangat terkenal, karena perang Badar merupakan awal perhelatan senjata dalam kapasitas besar yang dilakukan antara pembela Islam dan musuh Islam. Saking hebatnya peristiwa ini, Allah namakan hari terjadinya peristiwa tersebut dengan Yaum Al Furqan (hari pembeda) karena pada waktu itu, Allahu Ta’ala, Dzat yang menurunkan syariat Islam, hendak membedakan antara yang haq dengan yang batil. Di saat itulah Allah mengangkat derajat kebenaran dengan jumlah kekuatan yang terbatas dan merendahkan kebatilan meskipun jumlah kekuatannya 3 kali lipat. Allah menurunkan pertolongan yang besar bagi kaum muslimin dan memenangkan mereka di atas musuh-musuh Islam. (lebih…)

Read Full Post »

Bambu Runcing Ciptaan Kiai Noer

bambu runcingHanya dengan bambu runcing , Indonesia mampu mengusir penjajah! Demikian slogan kemerdekaan yang sering kita dengar. Namun tahukah anda dibalik itu semua terdapat peran besar sosok ulama dengan keyakinan Jihad Fii Sabilillah yang begitu lurus dan murni, Tawakkal Ilallah..?

Adalah Kiai Subchi, seorang ulama yang sangat tawadhu dikalangan masyarakat Parakan Temanggung, Jawa Tengah. Sosok ulama yang satu ini sangat dihormati masyarakat sekitar. Amalan khususnya Shalat lail, Tadarus al Qurán, — dikenal orang tak terpisah dengan kitab al Qurán, dan membaca kitab-kitab. Kiai Subchi tiap hari berkeliling kampung mengajar ngaji dan menjadi penyuluh pertanian. Bila ada satu persoalan, masyarakat sering mendatanginya untuk mencari solusi. (lebih…)

Read Full Post »

Fakta Penerapan Syariah Islam di Nusantara

nusantaraSejumlah kerajaan Islam di Nusantara sejak lama telah menerapkan Syariat Islam secara kaffah dan Syumuliyah. AC. Milner mencatat jika kerajaan Aceh Darussalam dan Kerajaan Islam Banten merupakan dua kerajaan nusantara yang ketat dalam pelaksanaan hukum Islam [1]. Pada 1651-1681 di bawah kekuasaan Sultan Ageng Tirtayasa, Banten telah memberlakukan hukum potong tangan, kaki kiri, tangan kiri dan seterusnya, bagi pencurian senilai 1 gram emas dan kelipatannya. [2]. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »